OPKIS SDAUG Perkuat Karakter Islami Siswa Pasca Liburan Panjang

Gemolong, 19 Juli 2025 – Memulai tahun ajaran baru dengan pondasi karakter yang kuat, SD Aisyiyah Unggulan Gemolong (SDAUG) menggelar Orientasi Penguatan Karakter Islami (OPKIS). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid kelas 2 hingga kelas 6, berlangsung selama empat hari, dari tanggal 15 hingga 18 Juli 2025, di lingkungan sekolah. OPKIS bertujuan untuk merefresh kembali budaya dan nilai-nilai Islami yang menjadi ciri khas sekolah, yang mungkin sempat terlupakan selama liburan panjang.

OPKIS adalah program orientasi internal SDAUG yang berfokus pada penguatan kembali karakter Islami dan kebiasaan baik siswa setelah liburan panjang. “Liburan sekolah seringkali membuat anak-anak sedikit lupa akan rutinitas dan tata krama yang sudah terbangun di sekolah,” ujar Ibu Umi Fatonah selaku wakil kepala bidang Diniyah. “OPKIS ini menjadi jembatan untuk mengembalikan mereka ke jalur kebiasaan baik, seperti cara berwudhu dan sholat yang benar, adab makan, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan.”


Program ini dirancang sebagai bentuk penyegaran agar seluruh murid kembali mengingat dan menerapkan nilai-nilai yang telah diajarkan, sehingga lingkungan sekolah tetap kondusif dan mencerminkan budaya Islami yang unggul.

OPKIS ini melibatkan seluruh murid kelas 2 hingga kelas 6 SD Aisyiyah Unggulan Gemolong. Ini menunjukkan komitmen sekolah untuk memastikan bahwa nilai-nilai karakter tidak hanya ditanamkan pada siswa baru, tetapi terus dipupuk di setiap jenjang kelas.


Seluruh rangkaian kegiatan OPKIS dilaksanakan di lingkungan sekolah SD Aisyiyah Unggulan Gemolong sendiri. Hal ini memungkinkan para guru untuk secara langsung membimbing dan mengamati implementasi nilai-nilai yang diajarkan dalam konteks sehari-hari di sekolah.

Selama empat hari pelaksanaan OPKIS, para guru dan karyawan SDAUG secara aktif mendampingi dan mengecek berbagai aspek karakter siswa:

Praktik Ibadah: Murid-murid dibimbing kembali dalam cara berwudu dan sholat sesuai tuntunan, memastikan pemahaman dan praktik ibadah yang benar.

Kemandirian dan Kebersihan: Sesi toilet training kembali ditekankan untuk melatih kemandirian dan kebersihan diri.

Adab Sehari-hari: Adab makan menjadi fokus perhatian, mengajarkan sopan santun dan tata krama saat bersantap.

Kedisiplinan: Guru-guru mengamati dan melatih kedisiplinan setiap murid dalam berbagai aktivitas sekolah, mulai dari datang tepat waktu hingga mengikuti instruksi.

Kepedulian Lingkungan: Murid-murid juga diajak untuk meningkatkan kepedulian lingkungan, seperti menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami melihat antusiasme yang baik dari anak-anak. Mereka cepat beradaptasi kembali dan menunjukkan peningkatan dalam praktik kebiasaan baik,” tambah Bapak Heri Kuswanto, Wakil Kepala bidang Kesiswaan. “OPKIS ini adalah investasi kami untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat dan unggul.”

Dengan berakhirnya OPKIS, diharapkan seluruh murid SDAUG siap menjalani tahun ajaran baru dengan semangat yang segar dan karakter Islami yang lebih mantap, menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan berprestasi.

Share berita ini !
error code: 522